Friday, 10 January 2020

From Zero to Hero

Akan berbeda rasanya bertahan dengan seseorang yang kita temani From Zero to Hero. 
Terkadang itu jadi pertimbangan yang besar ketika lelah dan ingin berhenti.
Bukan karena "sayang" perjuangannya, tapi memang perjuangan kemarin adalah bukti bagaimana   seseorang merasa telah menemukan orang yang tepat yang bisa membuatnya memutuskan untuk mengubah jalan hidupnya didepan sana, dengan menemani hidup sesorang yang padahal belum tahu jalan ceritanya kelak bagaimana.
Dengannya atau tidak, itu urusan nanti.
Bersatu atau tidak, hanya bisa berdoa dalam hati.
"Bagaimana jika setelah ia mendapat apa yang ia kejar, lantas ia meninggalkanmu?"
Jangan bertanya demikian, sebab tidak ada orang yang baik-baik saja saat di tinggal seseorang yang dulu mati-matian di perjuangkan.
Meskipun terlihat diam dan tenang, namun siapa yang tahu bahwa dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia sangat takut dan meronta berdoa agar perjuangannya kemaren berakhir bahagia dengan pilihannya.

(Irawati Kusuma Wardani)

No comments:

Post a Comment