Hidup selalu memberikan pilihan,
Bila bertahan menyakitkan,
Mengapa berat hati untuk melepaskan?
Bila menunggu membuatmu ragu,
Mengapa tetap disitu dan tak mau berlalu?
Hidup hakikatnya terus berjalan,
Bertahan bukan berarti berhenti,
Menunggu bukan berarti membantu,
Ada banyak hal yang bisa engkau lakukan,
Waktu hanya akan terbuang bila dihabiskan untuk berharap saja,
Tak melulu harus menunggu karena engkau pun bisa menjemput,
Juga tak harus selalu bertahan karena engkau mampu untuk mengambil keputusan.
Hidup selalu memberi pilihan.
Suka duka, sedih bahagia, serta tawa dan air mata, selalu bisa kita pilih.
Terus membiarkan air matamu berlinang atau menyekanya dan berusaha membuatnya tenang.
Terus merasa terluka atau bergerak dan berusaha bahagia.
Kamu pasti tahu mana yang terbaik dari kedua pilihan itu.
Hidupmu ada di tanganmu.
Allah benar mengatur, tapi kamu harus tetap berusaha untuk melakukan perubahan.
Hidup bukan hanya tentang bahagia, ada kalanya perlu luka agar kita lebih menghargai bahagia, perlu berjuang untuk menghargai hasil, dan perlu lapangnya dada untuk menerima hal-hal yang tidak disukai dengan apa yang kita minta.
Selalu ada pilihan untuk mereka yang masih memiliki harapan,
Karena hidup akan selalu bergerak,
Memilih malas atau tertidas, lambat tertinggal, sementara bila berhenti mati.
Ikutilah arus waktu dengan bergerak maju dan tak perlu berlarut pada yang lalu.
Hidup adalah perjalanan maka pilihlah untuk terus berjalan hingga sampai tujuan.
Apapun yang terjadi jangan lupa pada tujuan,
Agar kita tak tersesat dan tak tahu kemana sebenarnya kita akan pulang. Dunia ini hanya sementara, maka sedih dan gelisah pun sama, bila hidup ini kita merasa lelah, semoga kelak kita mendapati hasil atas sabar, ikhlas dan syukur kita.
Semoga allah gantikan dengan syurga dimana tak ada lagi duka dan derita.
(Irawati Kusuma Wardani)
Bila bertahan menyakitkan,
Mengapa berat hati untuk melepaskan?
Bila menunggu membuatmu ragu,
Mengapa tetap disitu dan tak mau berlalu?
Hidup hakikatnya terus berjalan,
Bertahan bukan berarti berhenti,
Menunggu bukan berarti membantu,
Ada banyak hal yang bisa engkau lakukan,
Waktu hanya akan terbuang bila dihabiskan untuk berharap saja,
Tak melulu harus menunggu karena engkau pun bisa menjemput,
Juga tak harus selalu bertahan karena engkau mampu untuk mengambil keputusan.
Hidup selalu memberi pilihan.
Suka duka, sedih bahagia, serta tawa dan air mata, selalu bisa kita pilih.
Terus membiarkan air matamu berlinang atau menyekanya dan berusaha membuatnya tenang.
Terus merasa terluka atau bergerak dan berusaha bahagia.
Kamu pasti tahu mana yang terbaik dari kedua pilihan itu.
Hidupmu ada di tanganmu.
Allah benar mengatur, tapi kamu harus tetap berusaha untuk melakukan perubahan.
Hidup bukan hanya tentang bahagia, ada kalanya perlu luka agar kita lebih menghargai bahagia, perlu berjuang untuk menghargai hasil, dan perlu lapangnya dada untuk menerima hal-hal yang tidak disukai dengan apa yang kita minta.
Selalu ada pilihan untuk mereka yang masih memiliki harapan,
Karena hidup akan selalu bergerak,
Memilih malas atau tertidas, lambat tertinggal, sementara bila berhenti mati.
Ikutilah arus waktu dengan bergerak maju dan tak perlu berlarut pada yang lalu.
Hidup adalah perjalanan maka pilihlah untuk terus berjalan hingga sampai tujuan.
Apapun yang terjadi jangan lupa pada tujuan,
Agar kita tak tersesat dan tak tahu kemana sebenarnya kita akan pulang. Dunia ini hanya sementara, maka sedih dan gelisah pun sama, bila hidup ini kita merasa lelah, semoga kelak kita mendapati hasil atas sabar, ikhlas dan syukur kita.
Semoga allah gantikan dengan syurga dimana tak ada lagi duka dan derita.
(Irawati Kusuma Wardani)
